Peraturan Foul dalam Permainan Bola Basket



Peraturan foul dalam permainan bola basket. Berikut ini jenis macam foul dalam permainan bola basket.

Foul adalah bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh pemain basket terhadap pemain tim lawan yang bertentangan dengan peraturan permainan. Setiap jenis cabang olah raga termasuk permainan bola basket akan terlihat menarik jika dimainkan dengan menjaga sportifitas yang tinggi. Sebaliknya, permainan bola basket akan menjadi tidak menarik jika dalam pertandingan selalu terjadi foul atau pelanggaran bola basket karena pertandingan tidak hanya mengejar skor bola basket. Itulah kenapa peraturan foul dalam permainan bola basket dibuat. Dan wasit adalah orang yang bertugas mengawal pertandingan agar setiap tim dapat bermain sesuai dengan peraturan permainan bola basket.

Dengan menjaga peraturan foul dalam permainan bola basket, pertandingan bola basket akan menjadi hiburan tersendiri bagi yang menontonnya karena dipastikan akan memperagakan teknik bola basket yang menarik. Lalu sebenarnya apa saja sih macam - macam foul dalam permainan bola basket?

Walaupun pelanggaran atau foul yang dilakukan oleh pemain bola basket tidak lantas membuat sebuah tim didiskualifikasi, namun semua bentuk foul itu ada peraturannya. Peraturan foul dalam permainan bola basket ditentukan berdasarkan jenis foul atau pelanggaran itu sendiri.

Berikut ini adalah jenis macam pelanggaran atau foul dalam permainan bola basket yang perlu anda ketahui :

1. PERSONAL FOUL

Merupakan jenis foul "personal" atau perorangan setiap pemain. Menurut peraturan dari induk organisasi bola basket internasional / FIBA ( Federation Internationale de Basketball) yang merupakan induk basket dunia, Personal Foul yang diperbolehkan di dalam permainan basket, maksimalnya adalah 4 fouls. Pemain akan dikeluarkan dari lapangan ketika sudah mencapai foul ke 5. Namun, beda halnya dengan NBA yang memperbolehkan hingga 5 personal fouls sebelum dikeluarkan dari lapangan.


2. TEAM FOUL

Team Foul merupakan akumulasi dari Personal Foul setiap pemain.

Apa sih konsekuensi dari Team Fouls ini?

Berbeda dengan Personal Fouls yang berimbas kepada dikeluarkannya pemain, di dalam Team Fouls tidak ada batasanya. Namun, sebuah tim hanya diperbolehkan melakukan 4 kali fouling per Quarter,lawan akan mendapatkan freethrow apabila terjadi Team Foul ke 5 kali ( foul dalam bentuk apapun, bukan hanya shooting foul, namun termasuk juga charging foul, blocking foul, reach in foul,dsb. Tim lawan berhak mendapatkan freethrow sebanyak 2 kali )


MACAM PERSONAL FOUL

1. Shooting Foul
 Shooting foul merupakan jenis pelanggaran yang akan diberikan dan mendapatkan "call" wasit jika pemain dianggap mengganggu pemain lawan yang hendak mencetak angka dengan cara yang berlebihan sehingga pemain lawan menjadi tidak mampu untuk menembak atau mencetak angka secara normal ( melakukan kontak fisik berlebihan sebelum bola dieksekusi, memukul tangan lawan ketika bola baru direlease oleh pemain, menutup ruang pendaratan lawan setelah shooting ). Berlebihan disini yaitu misalnya sampai menahan tangan ketika pemain lawan hendak menembak, melakukan kontak fisik seperti menabrakkan diri, dsb

Imbas daripada shooting foul ini yaitu lawan akan mendapatkan freethrow sebanyak tergantung dimana ia mendapatkan pelanggaran yang dilakukan oleh pemain lawan.

Jadi begini, terkadang ada shooting freethrow sebanyak 2 kali dan 3 kali bahkan ada yang hanya 1 kali. Mungkin ada teman-teman yang belum ngerti bagaimana sih pertimbangannya? Begini penjelasan singkatnya :
  • Free throw 2 kali akan diberikan ketika pemain mendapatkan fouling ketika hendak mencetak angka di dalam area three point
  • Freethrow 3 kali akan diberikan ketika pemain mendapatkan fouling di luar area garis three point
  • Freethrow 1 kali dari shooting foul merupakan "bonus" yang diberikan kepada pemain yang berhasil mencetak angka meskipun di fouling. Misalnya , seorang pemain akan melakukan three point shoot, ia mendapatkan gangguan ketika hendak menembak bola tersebut, namun karena kelihaiannya, ia tetap mampu berhasil mengeksekusi bola tersebut dan berhasil mencetak poin 3 angka. Wasit akan memberikan kesempatan untuk melakukan 1 kali tembakan freethrow lagi. Ini yang biasa disebut sebagai AND ONE!

2. BLOCKING FOUL
"Blocking" biasanya diartikan sebagai menahan atau menutup. Artinya jenis foul ini adalah foul yang dilakukan dengan cara melakukan gerakan menahan atau menutup  pergerakan lawan. Di dalam permainan basket, seorang pemain dianggap melakukan blocking foul apabila ia secara tiba-tiba menutup pergerakan lawan, dengan cara menabrakkan diri sehingga lawan tidak mampu melakukan pergerakan sebagai mestinya. Terkadang bisa saja , pemain sudah sadar ada pemain lawan yang datang, namun ia tidak sempat untuk mempersiapkan posisi defense yang benar, sehingga dianggap postur defense nya ilegal.

Misalnya ada pemain lawan yang hendak melakukan cutting , salah satu pemain yang sedang defense secara tiba-tiba muncul dan menabrakkan diri ke pemain lawannya hingga pemain tersebut tidak bisa melakukan cutting, ini namanya blocking foul tanpa bola. Atau misalnya ada pemain lawan yang melakukan dribble , dan berhasil melewati defendernya, namun ada helping side dari sisi lainnya, pemain dari helping side ini langsung menutup jalur dribble pemain tersebut, ini ilegal dan tidak diperbolehkan.

Intinya itu, blocking foul ini adalah kondisi dimana, pemain sebenarnya belum "siap" atau bahkan tidak mengetahui kalau ada pemain lawan yang datang, namun secara refleks kemudian ia menahan laju dari pergerakan pemain lawan. 
peraturan foul dalam  permainan bola basket


3. CHARGING FOUL
Charging foul ini merupakan foul yang bisa didapatkan oleh pemain yang sedang melakukan offense.

charging foul akan diberikan kepada pemain yang sedang offense yang dan menabrak pemain lawan yang sudah siap dan posisi defense yang benar untuk menghadang pemain yang melakukan offense. Ketika pemain lawan menabrak defender di bagian torso-nya (badan bagian tengah).

Untuk mendapatkan call charging ini, seorang defender harus berada dalam posisi sudah siap untuk defense serta kaki sudah berada posisi yang benar sebelum pemain lawan menabrak dirinya. Apabila tidak memenuhi kriteria tersebut, misalnya posisi badan yang miring atau menyamping, maka akan dianggap blocking foul karena ia menahan pergerakan lawan. Caca juga : makalah bola basket

4. REACH IN FOUL
Foul jenis ini akan di call ketika seorang defender "masuk" ke area tangan lawan untuk mengambil bola pemain lawan. Tapi, ketika tidak ada kontak fisik yang terjadi, maka defender tidak akan dikenakan Reach In Foul. Foul akan dikenakan apabila terjadi hal seperti diatas, ketika lawan menjadi kesulitan untuk melakukan dribble akibat dari reaching dari defender, maka wasit akan meniup peluitnya, dan defender akan mendapatkan fouling.

5. TECHNICAL FOUL
Technical Foul merupakan bentuk foul yang lebih ke tindakan yang tidak sportif yang dilakukan oleh pemain, pelatih, pemain yang ada di bench hingga penonton. Misalnya yang dilakukan oleh pemain yaitu memulai perkelahian dengan pemain lawan, ketika lawan hendak melakukan shooting melakukan gestur seperti menepuk tangan, menjerit secara tiba-tiba, menghentak kaki dengan kuat, sengaja membuang waktu, dsb. Hal tersebut akan dikenakan Technical Foul. Pelatih dan pemain di bench memprotes secara berlebihan dan supporter lawan yang berlaku tidak selayaknya terhadap wasit dan pemain tim lawan.

Konsekuensi dari Technical Foul?

Pemain yang melakukan Technical Foul akan mendapatkan satu personal foul dan pihak lawan akan mendapatkan satu buah free throw serta POSSESION (bola masih menjadi milik tim lawan) . Ini pastinya sangat merugikan, apalagi dalam keadaan posisi tim sedang tertinggal. Akan berdampak kepada performa tim.

Pemain yang sudah mendapatkan 2 Technical Foul dari wasit akan dikeluarkan dari pertandingan. Menggantung di ring terlalu lama juga sudah dilarang di NBA. Apabila terlalu lama menggantung setelah melakukan dunk, wasit berhak untuk melakukan call Technical Foul.